Definisi-devaluasi-tujuan-faktor-efek-dan-contoh

Definisi devaluasi: tujuan, faktor, efek dan contoh

Definisi devaluasi
Buka baca cepat

Devaluasi merupakan salah satu bentuk kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah untuk menurunkan nilai mata uang lokal suatu negara relatif terhadap nilai mata uang asingnya.
Tujuan devaluasi

Definisi-devaluasi-tujuan-faktor-efek-dan-contoh
Ini dapat meningkatkan ekspor dan mengurangi impor. Ini harus meningkatkan neraca pembayaran.
Hal ini dapat meningkatkan penggunaan produksi dalam negeri. Hal itu bisa tercapai bila barang impor lebih mahal daripada barang dalam negeri.
Mencapai neraca pembayaran sehingga nilai tukar relatif stabil.

Faktor Penyebab Devaluasi

Aktivitas impor tinggi (staples, elektronik, kebutuhan lainnya)
Ekspor hanya untuk makanan dan biota laut
Tingkat pengangguran tinggi di negara ini

Pengaruh devaluasi

Devaluasi dampak

1. Pengurangan volume impor

Devaluasi, yang meningkatkan harga produk luar negeri, membuat pembelian lebih sulit dan menjadi beban.

Hal ini akan membuat pemikiran masyarakat untuk membeli barang di dalam negeri menjadi penurunan volume impor.
Baca lebih lanjut: Desa ini

Di sisi lain, penggunaan barang lokal bisa tinggi dan pada gilirannya mempengaruhi pendapatan per kapita negara.
2. Peningkatan volume ekspor

Ketika mata uang lokal rendah di komunitas internasional, orang asing menganggap produk lokal murah.

Hal ini mendorong permintaan barang dari masyarakat luar negeri, yang dapat meningkatkan volume ekspor.

Peningkatan ekspor dapat berupa peningkatan peredaran mata uang asing seperti dolar dalam negeri, yang dapat meningkatkan posisi BOP (neraca pembayaran) dan BOT (neraca perdagangan).

3. Produk lokal lebih kompetitif

Situasi devaluasi bisa menjadi cara bagi pengusaha lokal untuk bersaing di pasar internasional.

Produk lokal lainnya dijual ke komunitas luar negeri.

Bahkan harga barang lokal yang dianggap murah di luar negeri pun mengubah sikap orang asing, lebih memilih barang impor yang lebih murah daripada barang lokal di negara yang cenderung lebih mahal.

Artinya, pengusaha lokal di luar negeri akan memangkas harga.
4. Peningkatan devisa

Ketidakseimbangan kegiatan impor dan ekspor, ketika volume ekspor lebih besar dari volume impor, membawa lebih banyak cadangan devisa untuk kepentingan perdagangan internasional.

Selain itu, cadangan devisa dapat digunakan untuk mengembangkan atau memulai usaha yang dapat menciptakan lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran.
Contoh devaluasi

Contoh devaluasi
1. Kebijakan devaluasi 30 Maret 1950

Pemerintah Presiden Soekarno melakukan devaluasi pada 30 Maret 1950 oleh Menteri Keuangan Syafrudin Prawiranegara (Masyumi, Kabinet Hatta RIS).

Syafrudin Prawiranegara adalah Rp. Uang kertas 5 nilai dipotong ke atas dan menjadi setengah dari nilainya. Tindakan ini dikenal sebagai “Gunting Syafrudin”.
2. Kebijakan devaluasi pada 24 Agustus 1959

Di bawah pemerintahan Presiden Soekarno oleh Menteri Keuangan bersama Menteri Pertama Duanda, nilainya turun dari 10.000 rupiah dengan patung gajah dan 500 rupiah dengan patung harimau menjadi hanya 100 rupiah dan 50 rupiah. .
Baca lebih lanjut: Memahami Estimasi

3. Kebijakan devaluasi 21 Agustus 1971

Oleh Menteri Keuangan Ali Wardana pada masa pemerintahan Presiden Soeharto (Orde Baru). Pada 15 Agustus 1971, Amerika Serikat harus berhenti menukar emas dan dolar.

Presiden Nixon prihatin tentang menipisnya cadangan emas AS jika dolar terus diperdagangkan untuk emas, tetapi pada titik ini, $ 34,00 dapat dibeli. lalu

Soeharto tidak bisa lepas dari efek terobosan Nixon, dan Indonesia mendevaluasi rupiah dari rupiah pada 21 Agustus 1971. 378 menjadi Rp. 415 per dolar AS.
4. Kebijakan evaluasi 15 November 1978

Presiden Suharto dipimpin oleh Menteri Keuangan Ali Waldana. Perang Arab-Israel 1973 mempengaruhi harga minyak Indonesia yang tinggi.

Namun, Pertamina bangkrut dengan utang hampir $ 10 miliar, dan Ibnustowo dipecat pada tahun 1976. 415 gosok. 625 per dolar.
5. Kebijakan devaluasi 30 Maret 1983

Presiden Suharto diatur oleh Menteri Keuangan Radius Prawiro. Saat itu, Menteri Keuangan Radius Prawiro mengatakan hal itu hampir sama dengan mendevaluasi rupiah hingga 48% dan menurunkan harga hingga separuhnya. Nilai tukar untuk 1 dolar AS adalah Rp. Rp 702,50. Meningkat menjadi 970.

 

LIHAT JUGA :

http://geografi.upi.edu/video-bokeh-link-full/
http://geografi.upi.edu/gelombang-elektromagnetik/
http://geografi.upi.edu/laju-reaksi/
http://geografi.upi.edu/kinemaster-pro/
http://geografi.upi.edu/alight-motion-pro/
http://geografi.upi.edu/whatsapp-gb-apk-pro/
http://geografi.upi.edu/wa-web-di-pc/
https://silviayohana.student.telkomuniversity.ac.id/pengertian-gelombang-elektromagnetik/
https://silviayohana.student.telkomuniversity.ac.id/kinemaster-pro/
https://silviayohana.student.telkomuniversity.ac.id/alight-motion-pro/
http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/gelombang-elektromagnetik/
http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/kinemaster-pro/